Teknologi Pengembangan 3G
Teknologi pengembangan 3G dapat di bagi menjadi 2 bagian, yaitu
1. Teknologi Generasi Tiga Setengah (3.5G)
Teknologi 3.5 G atau disebut juga super 3G merupakan peningkatan dari teknologi 3G,
terutama dalam peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G (>2
Mbps) sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet dan video
sharing. Yang termasuk dalam teknologi ini adalah :
1. High Speed Downlink Packet Access (HSDPA)
HSDPA merupakan Evolusi WCDMA dari Ericsson. HSDPA merupakan
protokol tambahan pada sistem WCDMA (wideband CDMA) yang mampu
mentransmisikan data berkecepatan tinggi. HSDPA fase pertama berkapasitas
4,1 Mbps. Kemudian menyusul fase 2 berkapasitas 11 Mbps dan kapsitas
maksimal downlink peak data rate hingga mencapai 14 Mbit/s.Kecepatan
jaringan HSDPA di lingkungan perumahan dapat melakukan download data
berkecepatan 3,7 Mbps. Seorang yang sedang berkendaraan di jalan tol
berkecepatan 100 km/jam dapat mengakses internet berkecepatan 1,2 Mbps.
Sementara itu, pengguna di lingkungan perkantoran yang padat tetap masih
dapat menikmati streaming video meskipun hanya memperoleh 300 Kbps.
Kelebihan HSDPA adalah mengurangi keterlambatan (delay) dan memberikan
respon yang lebih cepat saat pengguna menggunakan aplikasi interaktif seperti
mobile office atau akses Internet kecepatan tinggi, yang dapat disertai pula
dengan fasilitas gaming atau download audio dan video. Kelebihan lain
HSDPA, meningkatkan kapasitas sistim tanpa memerlukan spektrum frekuensi
tambahan, sehingga pasti akan mengurangi biaya layanan mobile data secara
signifikan.
2. Wireless Broadband (WiBro)
WinBro dikembangkan Samsung bersama dengan Electronics and Technology
Research Institute (ETRI) dan telah mendapat sertifikat dari Wimax Forum.
WiBro merupakan bagian dari kebijakan bidang teknologi informasi Korea
Selatan yang dikenal dengan kebijakan 839. WinBro mampu men-deliver data
dengan kecepatan hingga 50 Mbps. Kecepatan transfer data mampu
mengungguli kecepatan transfer data berplatform HSDPA yang memiliki
kemampuan men-deliver data hingga 14 Mbps.
2. Teknologi Generasi Keempat (4G- fourth generation)
Teknologi fourth generation (4G) adalah teknologi yang baru memasuki tahap uji coba.
Salah satunya oleh Jepang dimana pihak NTT DoCoMo, perusahaan ponsel di Jepang,
memanfaatkan tenaga hingga 900 orang insinyur ahli untuk mewujudkan teknologi
generasi ke 4.
1. Motivasi Teknologi 4G :
1. Mendukung service multimedia Interaktif.
2. Telekonfrensi, Wireless Intenet.
3. Bandwidth yang lebar, bit rates lebih besar dari 3G.
4. Global mobility, Service Portability, Low-cost service.
5. Skalabilitas untuk jaringan mobile.
2. Teknologi yang baru dalam 4G :
1. Sepenuhnya untuk jaringan packet-switched.
2. Semua komponen jaringan digital.
3. Bandwidth yang besar untuk mendukung multimedia service dengan -
Biaya yang murah ( Sampai 100 Mbps).
4. Jaringan keamanan data yang kuat.
Ø Yang Termasuk Teknologi teknologi 4G :
1. UMB (Ultra Mobile Broadband) atau CDMA2000 1xEV-DO Revisi C.
2. UMTS Revisi 8 atau 3GPP LTE (Long Term Evolution).
UMTS Revision 8 masih dalam pengembangan oleh 3GPP (3rd
Generation Partnership Project) dengan target kecepatan rata-rata
Download 100 Mbit/s,dan kecepatan rata upload 50 Mbit/s sehingga
mendukung semua jaringan berbasis IP. LTE akan mulai dikomersialkan
mulai tahun 2009.
3. WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access)
WiMAX di perkenalkan oleh WiMAX
Forum pada bulan Juni 2001. WiMAX
mempunyai kemampuan dalam
transfer data jarak jauh secara
wireless, akses point to point untuk
dukungan penuh akses mobile phone,
sehingga dapat menjadi alternatif dari jaringan broadband dengan kabel.